Sabtu, 26 Desember 2020

BARDI Smart Light Bulb 12W

Lampu pintar merk Bardi yang beredar di Indonesia ada 4 macam. Jenis dan perbedaannya bisa dilihat di tabel berikut ini:


Martha membeli yang 12 watt RGBWW. Spesifikasinya adalah sebagai berikut:

Masa pakai 50.000 jam; kurang lebih 6 tahun

Cover lampunya bukan kaca, tapi semacam plastik

Lampu pintar Bardi harus ditambatkan dengan wifi. Tapi jangan khawatir. Gak harus wifi rumahan/ yang model langganan itu kok. Kita bisa juga memakai wifi dari handphone. Cuman kalau pakai wifi tethering dari HP ada langkah-langkah khususnya. Kalian cari aja di you tube, ada yang sudah bikin video tutorialnya.

Martha punya wifi MyRepvblik di rumah, jadi untuk langkah penyambungannya cukup mengikuti langkah yang ada di buku panduan. Dan ini gampang banget.


Pertama, kita harus download aplikasi Bardi.


Klik daftar

Kedua, klik daftar dan ikuti petunjuk di aplikasi. Martha lupa di tahap mana kita harus input wifi dan passwordnya, tapi muncul kok petunjuknya.

Masukkan alamat email, klik dapatkan kode.
Nanti ada email masuk berisi 6 digit kode verifikasi. 

Klik tambah perangkat, setelah itu lanjut langkah ketiga

Ketiga, pasang lampu di fittingnya. Posisi saklar Off ya. Setelah lampunya terpasang, kita On-Off saklar sebanyak 5x On (posisi saklar terakhir di On). Kita tunggu sekitar 3-5 detik, ntar bohlamnya kedip-kedip gitu.

Klik confirm dan berikutnya



Taraaaa.... sudah siap digunakan 😍

Nah. Secanggih apa sih lampu ini?

1. Bisa dikendalikan dari jauh/tanpa menyentuh saklar

Kita bisa matiin dan nyalain lampu ini via aplikasi. Atau kalau punya google home, kita tinggal teriak aja: "Google, nyalakan lampu kamar!" , atau "Google, matikan lampu dapur!" Ntar lampu yang dimaksud bakal nyala atau mati sendiri.

Malu teriak-teriak? Tinggal buka aplikasi, terus klik-klik aja maunya gimana. Misal nih, baru pulang dari bepergian sama anak. Anaknya tertidur. Pas udah mau nyampe rumah buka dulu app Bardi, nyalain lampu kamar anak. Turun dari mobil, gendong anak, buka pintu, masuk kamar udah terang. Tinggal taruh anak di kasur, ga perlu nyari2 saklar.

Klik tombol Power untuk mematikan dan menyalakan secara manual



2. Ada timer/pengatur waktu

Udah banyak lampu yang pakai timer. Biasanya dipakai di teras. Jadi bisa diatur jam sekian nyala dan jam sekian mati. Martha udah punya lampu yang model gini. Membantu sekali. Terutama kalau pas pergi keluar kota sekian hari gitu. Malah lampu teras Martha ada cctv-nya juga. Klik disini kalau mau baca reviewnya.

Nah, karena Bardi ini lampu pintar dengan 16 juta warna, maka program timernya lebih canggih daripada lampu terasnya Martha.

Gak cuma buat otomatisasi on-off aja, tapi juga bisa diatur: jam sekian nyala dengan warna ini, jam sekian nyala dengan warna itu. Canggih!




Cocok banget dipasang di kamar tidur. Gak perlu beli lampu tidur segala.

Jujur ini sangat membantu pola tidur kami. Biasanya saya dan suami tidur lepas jam 12 malam. Tapi semenjak pakai Bardi, tiap lampu berubah kuning&redup di jam 11 malam, kami seolah diingatkan untuk lepas HP dan segera tidur.

Lalu di jam 04.30 saya setting agar lampunya berubah menjadi warna putih terang. Tujuannya supaya saya segera terbangun untuk sholat subuh.

3. Fitur otomatisasi yang variatif

Selain otomatisasi timer, lampu Bardi juga bisa disetel untuk mati atau nyala di suhu tertentu, cuaca tertentu, bahkan kelak bisa juga saat kita meninggalkan rumah atau pulang ke rumah.

Saya pakai yang JADWAL untuk mengubah warna di jam 11 malam dan 04.30 pagi.

Ini menu KETIKA CUACA BERUBAH.
Saat matahari terbit, kita bisa stel lampu agar mati otomatis. Demikian juga saat sunset (matahari terbenam). Atau saat mendung. Banyak pilihannya.

Opsi ini masih belum bisa dipakai. Praktis banget kalau udah bisa. Nanti tiap kali terdeteksi keluar dari rumah, lampunya mati.

UPDATE: Per 29 Desember 2020 opsi pergi dan tiba udah bisa dipakai.

Saya pasang otomatisasi agar saat saya sampai rumah, lampunya nyala.

Karena saya kerap pulang jam 9 malam, maka saya setel agar saat saya tiba (datang) lampunya langsung nyala. Dan ternyata berfungsi dengan baik. Lampunya bisa nyala sendiri. Tapi sayangnya tidak segera. Harapan saya kan begitu buka pintu rumah, lampunya nyala. Tapi sensor lampu sepertinya kurang cepat mengenali lokasi saya. Sehingga pas buka pintu, lampunya masih off. Lima menit kemudian baru on.

4. Pilihan warna

Ada 16 juta warna yang bisa kita pilih. Tapi selama ini Martha cuma pakai yang white doang. Untuk warna lain (colour) belum merasa cocok. Malah pusing kalau ruangan jadi ungu atau hijau. Cuman sempat baca ulasan dari salah satu reviewer, katanya warna jreng-jreng gini bisa menambah mood saat main game.






Selain di atur secara manual, jika kita di klik bagian music maka lampunya bakal berubah warna-warni mengikuti irama lagu. Cocok nih buat yang suka ajeb-ajeb. Kalo saya? Tambah pusing iya.wkwkwk.



Yang jelas dengan adanya jutaan warna ini memudahkan kita untuk menyesuaikan dengan kondisi mata. Tiap orang kan beda-beda selera dan sensitifitasnya terhadap cahaya. Tinggal dipilih aja mana yang nyaman di mata kita.

5. Berpendar secara merata

Tidak seperti bohlam warm white (kuning redup) pada umumnya, pendaran cahaya dari lampu Bardi ini tersebar merata lho. Di setiap sudut ruangan terangnya rata. Kalau lampu lain kan terangnya di dekat sumber lampu, sedangkan semakin jauh dari sumber cahaya akan redup dan sedikit gelap (gradasi). Kalau Bardi ini redupnya rata. Dan redupnya itu kayak low light gitu, bukan yang dark surem. (Apa sih ini bahasa dark surem 🤣).
Pokoknya gitu lah 😄

Itu dia 5 kecanggihan Bardi menurut Martha.

Untuk harga Rp 127.000 per lampu --tergantung promo-- (ini yg 12 watt, yang wattnya lebih kecil harganya lebih murah) Martha rasa sepadan dengan fitur-fiturnya. Secara biaya juga lebih hemat listrik karena jika kita pasang redup maka wattnya juga turun kok, bisa cuma 1 watt aja.

Menurut Martha lampu ini cocok dipasang di ruang tamu, di kamar tidur, dan di dapur. Kalau di kamar tamu takut tamunya kagok.hehe. Martha aja masih kerap reflek ceklek-ceklek saklar kamar. Lupa kalau ngaturnya via HP 😁

Tinggalkan komen jika ada yang mau ditanyakan yaa. InsyaAllah ntar dijawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar